English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

13 November 2011

Auto Increment ID

dalam posting kali ini saya ingin membagikan sedikit tambahan mengenai auto increment ID yang berdasarkan Tahun, Bulan, dan digit auto dengan cara ini diharapkan dapat merubah mindset dan dapat mengecek laporan berdasar bulan dan tahun sesuai yang di maksud

untuk lebih jelas perhatikan form berikut :



pada textbox txtID.Text terdapat kode ID11110001, maksudnya adalah
1. ID = merupakan kode yang telah diset sesuai dengan kebutuhan
2. 11 = diambil dari tahun 2011
3. 11 = diambil dari bulan November
4. 0001 = merupakan auto increment dari jumlah row yang terakhir

skenarionya begini, begitu aplikasi di running maka aplikasi akan mengecek secara sistem apakah sekarang tahun 2011 lalu mengecek apakah sekarang bulan november lalu akan mengecek jumlah row yang terakhir berapa.

kira-kira syntax nya pertama kali saya membutuhkan function untuk menghitung jumlah row di dalam tabel yang dimaksud.
Sub Function cekDigit3(ByVal id As Int16)
Dim a As String
a = IIf(id >= 10, IIf(id >= 100, IIf(id >= 1000, id, "0" & id), "00" & id), "000" & id)
Return a
End Function

function diatas dibutuhkan untuk menghitung row berdasarkan rumus dari IIF bawaan excel. Berikutnya adalah menghitung incrementnya tempatkan pada form load

sub form_load
dim query as string
query="Select ID from tableName where ID like '" & "ID" & mid(Now.Year(3,2) & mid(Now.Month,1,2) & "%'"
da=New OracleDataAdapter(query, xcon)
da.Fill(ds,"TableNameAlias")
'lalu pada txtID.Text diisi
dim n as integer
n=me.BindingContext(ds.Table("TableNameAlias")).Count
txtID.Text="ID" & mid(Now.Year(3,2) & mid(Now.Month,1,2) & cekDigit3(n+1)

Korelasi dari kombinasi seperti ini adalah sistem akan mengecek syarat tahun, syarat bulan dan increment yang terakhir jadi jika pindah bulan atau tahun makan increment akan kembali ke angka 1, jika tahun dan bulan masih sama dan sesuai makan increment akan di tambah 1.

hasilnya pada txtID.Text adalah ID11110001
semoga bermanfaat selamat mencoba, salam

WAL

Insert : Table Transaksi & Detail Transaksi


kapan diperlukannya tabel detail adalah pada saat melakukan transaksi yang mana ID harus diinputkan dua kali dalam sekali menekan tombol simpan

sebagaimana ilustrasi berikut dari PDM penjualan




yang mana terdapat 2 tabel yang pertama berfungsi menampung penyimpanan ke dalam master transaksi penjualan dan tabel kedua berfungsi untuk menampung penyimpanan item-item barang ke dalam detail transaksi

untuk lebih jelasnya ada pada form berikut



disini saya langsung menjelaskan bagaimana memasukkan data item barang ke dalam listview dan simpan ke database.

yang pertama simpan / tampilkan pada listview (pada button simpan) dan ini hanyalah cara untuk menampilkan data pada listview saja.

i = Val(NextLine.Text)
NextLine.Text = Str(Val(NextLine.Text) + 1)
ListView1.Items.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")
ListView1.Items(ListView1.Items.Count - 1).SubItems.Add("")

ListView1.Items(i).SubItems(0).Text = txtKodeIDList.Text
ListView1.Items(i).SubItems(1).Text = txtNamaBarang.Text
ListView1.Items(i).SubItems(2).Text = cbJumlah.Text
ListView1.Items(i).SubItems(3).Text = Format(txtHrgSatuan.Text, "##,##0")
ListView1.Items(i).SubItems(4).Text = Format((txtHrgSatuan.Text * cbJumlah.Text), "##,##0")

berikutnya adalah cara untuk menyimpan kedalam tabel, sekali lagi cara untuk menyimpan ke dalam tabel.

Try
dim no as Integer=0
Do while no <= ListView1.Items.Count-1 dim query, query2 as string query="Insert Into DetailPenjualan Values (" & _

"'" & txtKodeDetailFaktur.Text & "'" & _

",'" & txtKodeFaktur.Text & "'" & _

",'" & ListView1.Items(no).subItems(0).Text & "'" & _

",'" & ListView1.Items(no).subItems(1).Text & "'" & _

",'" & ListView1.Items(no).subItems(2).Text & "'" & _

",'" & ListView1.Items(no).subItems(3).Text & "'" & _

",'" & txtJnsBarang.Text & "'" & _

",'" & ListView1.Items(no).subItems(4).Text & "')"

da=New OracleDataAdapter(query,xcon)

da.Fill(ds,"DetPenj")

no+=1

loop


query2=="Insert Into Penjualan Values (" & _

"'" & txtKodeFaktur.Text & "'" & _

",'" & txtdisc.Text & "'" & _

",'" & txtStlhDisc.Text & "'" & _

",'" & txtGrandTotal.Text & "'" & _

",'" & txtBayar.Text & "'" & _

",'" & txtKembaliUang.Text & "'" & _

",'" & dateTimePicker1.Text & "'" & _

",'" & txtNamaCustomer.Text & "'" & _

da=New OracleDataAdapter(query2, xcon)

da.fill(ds,"Penj")

ds.Clear()



Syntax diatas belum termasuk create koneksi, auto increment ID dan pengecekan validasi

semoga bermanfaat dan selamat mencoba , salam

WAL

11 Januari 2011

Router RIP - Dynamic Routing

Pada pembahasan mengenai jaringan kali ini saya akan membahas mengenai pengunaan konfirgurasi jaringan dengan routing dinamis, jika sebelumnya membahas mengenai static routing

RIP adalah, dinamis vector protocol routing berbasis jarak sekitar aplikasi Berkely BSD diarahkan dan dikembangkan untuk jaringan berbasis IP yang lebih kecil. RIP menggunakan port UDP 520 untuk update rute. RIP menghitung rute terbaik berdasarkan hop. Seperti semua distance vector routing protocol, RIP membutuhkan waktu untuk berkumpul. Sementara RIP membutuhkan daya lebih sedikit CPU dan RAM dari beberapa protokol routing lain, RIP memang memiliki beberapa keterbatasan seperti berikut :

Metrik: Hop Count
Sejak RIP menghitung rute terbaik ke tujuan yang hanya didasarkan pada berapa banyak hop itu adalah untuk jaringan tujuan, RIP cenderung tidak efisien dalam jaringan menggunakan lebih dari satu protokol LAN, seperti Fast Ethernet dan serial atau Token Ring. Ini karena RIP lebih memilih jalur dengan jumlah hop terpendek. Jalur dengan hop terpendek mungkin atas link paling lambat dalam jaringan.

CISCO Router - Konfigurasi RIP

Konfigurasi router Cisco untuk RIP memerlukan serangkaian langkah konfigurasi. Pertama, Anda harus mengaktifkan protokol RIP routing, maka Anda harus mengidentifikasi jaringan yang akan diiklankan dan yang interface akan beriklan dengan pernyataan jaringan.

KONFIGURASI DASAR RIP (Cisco)

Mmengkonfigurasi router Cisco untuk konfigurasi RIP dasar akan terlihat seperti ini:

router> enable
Password:
router# conf t
router(config)#interface ethernet 0
router(config-if)# ip address 192.168.42.1
router(config-if)# interface ethernet 1
router(config-if)# ip address 192.168.43.1
router(config-if)# exit
router(config)# router rip
router(config-router)# network 192.168.42.0
router(config-router)# network 192.168.43.0
router(config-router)# exit
router(config-router)# ^z
router#


Untuk Kelas Jarkom silahkan ambil soal Tugas dan dikumpulkan saat UAS tanggal 19 Januari 2011 dan dapat di unduh disini

05 Oktober 2010

Topologi Jaringan - IP Routing, IP Addressing

Pada pembahasan kali ini akan saya isi dengan topologi jaringan dan bagaimana jaringan dapat berkomunikasi meskipun memiliki ip dan sub net yang berbeda alias network yang berbeda.

kali ini akan saya berikan gambaran mengenai topologi jaringan yang akan saya bahas


Jaringan pada gambar terhubung menggunakan router tipe 2514 dan switch 1912, secara instalasi kabel topologi diatas sudah salaing terkoneksi satu sama lain, akan tetapi belum terhubung secara addressing oleh karena nya tugas kita selaku admin jaringan harus menghubungkan topologi dengan perbedaan antara jaringan dengan ip yang berbeda pula ? dan topologi ini disimulasikan dengan Boson Network Simulator yang dikeluarkan oleh CCNA.

Caranya ?
  1. pasang konfigurasi pada masing-masing klien atau personal computer dengan konfigurasi mengikuti berdasar pada address host network contoh address host network 10.0.0.0/8 seperti pada gambar di atas.
  2. sesuaikan dengan jaringan masing-masing, dengan ketentuan :
    1. (ip address)(sub net mask class) (default gateway) misal
      10.0.0.20 255.0.0.0 10.0.0.22
    2. konfigurasi router dengan ketentuan
      ip route (address host network) (sub net mask class) (port ip jalur masuk dari router) misal
      10.0.0.0 255.0.0.0 20.0.0.2
      10.0.0.0 adalah address host network
      255.0.0.0 adalah sub net mask class
      20.0.0.2 adalah port ip jalur masuk keluar dari suatu router
    3. Lalu gunakan metode Static Routing untuk mengkonfigurasi agar bisa berkoneksi beda jaringan

Konfigurasi PC
  1. PC 1 : ipconfig /ip 10.0.0.1 255.0.0.0 10.0.0.5
  2. PC 2 : ipconfig /ip 10.0.0.2 255.0.0.0 10.0.0.5
  3. PC 3 : ipconfig /ip 172.16.0.1 255.255.0.0 172.16.0.5
  4. PC 4 : ipconfig /ip 172.16.0.2 255.255.0.0 172.16.0.5
  5. PC 5 : ipconfig /ip 192.168.10.1 255.255.255.0 192.168.10.5
  6. PC 6 : ipconfig /ip 192.168.10.2 255.255.255.0 192.168.10.5

Konfigurasi Router
Unruk mengkonfigurasi router jelas berbeda dengan konfigurasi PC, antara lain setting pada serial atau ethernet mana yang terhubung dengan jaringan ataupun router yang lainnya, dan ingat terdapat beberapa pola yang bisa diperhatikan ketika akan melakukan static routing yaitu pada jalur mana yang akan dikoneksikan. caranya setting router terlebih dahulu melakukan step
  • Pada router 1 misalnya, ketikkan enable agar muncul Router#> dari yang sebelumnya hanya Router>
  • Setelah Router#> muncul, yang harus dilakukan berikutnya adalah ketikkan config t, agar muncul Router (config)# untuk memasukkan interface ethernet maupun serial
  • ketika memasukkan identitas interface ethernet maupun serial maka akan muncul Router (config-if)#
Lalu masukkan ip address seperti dibawah ini :
  1. Router 1 : e0 : 10.0.0.5 255.0.0.0 no shut
                    s0 : 20.0.0.1 255.0.0.0 clock rate 64000 no shut
  2. Router 2 : e0 : 172.16.0.5 255.255.0.0 no shut
                    s0 : 20.0.0.2 255.0.0.0 no shut
                    s1 : 30.0.0.1 255.0.0.0 no shut clock rate 64000
  3. Router 3 : e0 : 192.168.10.5 255.255.255.0 no shut
                    s0 : 30.0.0.2 255.0.0.0 no shut

Konfigurasi IP Static Routing
ini adalah konfigurasi yang terakhir dalam koneksi jaringan agar masing-masing klien dapat berkomunikasi walau berbeda jaringan
  • Setting static routing bergantung pada pemasangan awal serial yang menghubungkan antar router-router yang mana harus diingat awal memasangkan serial pada port yang mana agar dapat memasangkan clock rate
  • memasang static routing pada masing-masing router harus kembali pada keadaaan Router(config)#
       Setting pada Router 1 adalah
    1. ip route 172.16.0.0 255.255.0.0 20.0.0.2
    2. ip route 30.0.0.0 255.0.0.0 20.0.0.2
    3. ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 20.0.0.2
       Setting pada Router 2 adalah 
    1. ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 20.0.0.1
    2. ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 30.0.0.2
       Setting pada Router 3 adalah 
    1. ip route 172.16.0.0 255.255.0.0 30.0.0.1
    2. ip route 20.0.0.0 255.0.0.0 30.0.0.1
    3. ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 30.0.0.1
silahkan mencoba untuk melakukan ping dari masing-masing PC

Semoga bermanfaat karena share is care

WAL

16 September 2010

Buat Alert Message (Messagebox.show())

gara-gara mencoba menjawab pertanyaan rekan akhirnya sudah saya buat tulisan ini yah walau sederhana semoga bermanfaat bagi yang memerlukannya dan masih tidak jauh dari web

pembahasan kali ini mengenai Alert box biasa digunakan untuk memberi keterangan atas suatu inputan. Jika inputan yang dimasukkan tidak sesuuai dengan yang disyaratkan, maka akan muncul window kecil yang menampilkan peringatan tertentu atau bahasa gampangnya adalah menampilkan pesan

Dan cara menampilkan alert box (messagebox.show kalau pada vb net) secara sederhana dapat kita gunakan javascript. Javascript tinggal dimasukkan dalam kombinasi tag php atau html maka alert box bisa dijalankan.

Beberapa contoh pengunaan alert box:

Menampilkan Pesan dari Button





Pada baris kode ini akan menampilkan pesan setelah onclick="alert('pesan')"

Membuat Alert box berupa hyperlink

sebenarnya secara konsep hampir sama dengan hyperlink biasa yang membedakan adalah penambahan onclick untuk mengetahui proses yang sedang dilakukan, sehingga jika menuju halaman yang dikehendaki maka akan memunculkan pesan proses tersebut

waldy web



dan yang dieksekusi adalah javascript pada onclick maka proses pesan akan ditampilkan

Alert box optional (if else)

ketika dihadapkan dengan pilihan untuk mengeksekusi lebih dari 1 opsi sedikit berbeda caranya dari yang ada diatas, dan rada tidak mudah menemukannya ternyata walau if else saja dan bedanya jika diatas menggunakan alert maka disini menggunakan confirm






selamat mencoba karena dengan mencoba maka anda semakin menguasai dan mengetahui mana yang seharusnya bisa lebih baik lagi

share is care

WAL


09 Juni 2010

Crystal Report : Filter Menggunakan Dataset dan DateTimePicker

Pada pembahasan mengenai Crystal report kali ini adalah filterisasi dengan menggunakan fungsi between dari dateTimePicker dan menggunakan konsep koneksi Disconnected Environment yaitu Dataset dan ini sesuai dengan usulan dari teman saya johan regar

Duh ini apa lagi seh ? kok banyak review nya ?

baik ini rasanya capek ya kok banyak bener review mengenai Crystal Report, yah namanya juga share jadinya kan banyak versi sehingga menjadikan kita semakin berkreasi lebih dan lebih lagi untuk membuat pelaporan yang bervariasi, sebelumnya baca dahulu review crystal report saya sebelumnya

Mulai dengan membuat file Crystal Report baru


Crystal Report


Caranya seperti review saya sebelumnya yang membedakan adalah pada saat koding


Disini saya memakai 2 buah DateTimePicker sebagai filter dan button sebagai penampil isi report, penggunaan Dataset yang mana memungkinkan anda untuk melakukan selection formula secara coding query langsung ke dalam table pada database dengan mem-binding Dataset yang merupakan representasi dari table dan crystal reportnya, serta saya menggunakan database SQL Server 2005


Koding Time


ok langsung saja


Imports System.CrystalReports.Shared
imports System.Data.SqlClient


Public Class1


Dim xKoneksi As new SqlConnection
Dim xcom As new SqlCommand
Dim ds As new Dataset
Dim da As SqlDataAdapter
Dim ReportPembelian as new CReportBeli


Private Sub Form1_Load(Byval sender As System.Object, Byval e As System.EvenArgs) Handles me.Load
xKoneksi.ConnectionString="Data Source=NAMA_SERVER;Initial Catalog=NAMA_DB;Integrated Security=true"
xKoneksi.open()
End Sub


Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click


Try
xcom.CommandText = "SELECT PEMBELIAN.no_nota," & _
"PEMBELIAN.nama_supplier, "PEMBELIAN.tanggal_nota, detil_pembelian.kode_barang," & _ "detil_pembelian.nama_barang,detil_pembelian.jumlah_beli, detil_pembelian.harga, " & _ "detil_pembelian.total, PEMBELIAN.total_pembelian, PEMBELIAN.Keterangan " & _
"FROM PEMBELIAN, detil_pembelian WHERE" & _
"PEMBELIAN.no_nota = detil_pembelian.no_nota_pembelian and " & _
"PEMBELIAN.tanggal_nota BETWEEN '" & datetimepicker1.value & "'" & "and" & _
"'" & datetimepicker2.value & "'"
da = New SqlDataAdapter(xcom.CommandText, xKoneksi)
da.Fill(ds, "tblAlias")
ReportPembelian.SetDataSource(ds.Tables("tblAlias"))


CrystalReportViewer1.Zoom(1)
CrystalReportViewer1.ReportSource = ReportPembelian


Catch (Ex As Excepyion)


End Try


End Sub


End Class


Silahkan mencoba versi yang baru ini menggunakan fungsi Between dari datetimepicker dan ditampilkan saat anda meng-klik button. thx to johan regar


by


WAL

08 Juni 2010

Crystal Report : Source Code Filter dengan Bulan dan Tahun (2)

Pada bagian Crystal report kali ini adalah versi lain dari filter berdasarkan bulan dan tahun dan ini adalah masukan dari teman saya tegar thx for masukannya bro

Apa yang dibutuhkan

Tetap saja sama seperti posting saya sebelumnya Filter Bulan dan Tahun baca dulu, tidak ada yang berubah dan yang membedakan dengan postingan sebelumnya ada pada saat koding jadi kita langsung menuju koding.


Koding Time

Public Form ClassTransaksi

Dim xReports as new ReportPenjualan

Private Sub btnProses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnProses.Click
Try

ReportPenjualan.Load()

CrystalReportViewer1.ReportSource = xReport
CrystalReportViewer1.Zoom(1)
CrystalReportViewer1.SelectionFormula = “{Transaksi.TglTransaksi} in datetime(” & cbTahun.Text & “,” & cbBulan.SelectedIndex + 1 & “,1) to datetime(” & cbTahun.Text & “,” & cbBulan.SelectedIndex + 1 & “,” & Now.Day.ToString() & “)”
CrystalReportViewer1.Refresh()
Catch(ex As Exception)
MsgBox(ex.Message() & ex.StackTrace() & ex.Source())
End Try
End Sub
End Class

Ini apaan lagi, kok beda terus bedanya apa ma yang kemarin ?

ha4 oke2 untuk yang kali ini sesuai dengan saran dari teman saya tegar saya akan coba tidak menggunakan select case akan tetapi menggunakan fungsi dari event combobox yaitu selectedindex, yang mana (” & cbTahun.Text & “,” & xBulan.ToString() & “,1) menjadi (” & cbTahun.Text & “,” & cboBulan.selectedIndex + 1 & “,1) dikarenakan xBulan merupakan bagian dari select case maka di ganti seperti di atas

ini adalah versi yang lain dari pemanipulasian Crystal Report silahkan di coba dan terima kasih buat akang tegar buat masukannya

by

WAL